Ricky Nainggolan, Front & Back Stage Specialist

Updated: Dec 20, 2019



Terkadang hal yang tidak disangka malah mengarahkan kamu kemasa depan. Velvet figure kali ini menceritakan kisah Edward Ricky Nainggolan, musisi berdarah batak yang menemukan jalannya didunia musik saat duduk disekolah menengah. Bercita-cita menjadi olahragawan dengan bermain basket di SMU 101 lalu mengalami kecelakaan fatal saat berlatih sampai memaksanya untuk duduk dikursi roda selama 1 tahun dan 2 tahun tidak diperbolehkan berolahraga berat. Hal ini yang mendukung dan mengkonfirmasi dirinya untuk masuk ke dunia musik.



Berlatar belakang keluarga batak kental membuatnya diasuh dengan orangtua yang tidak pernah jauh dari musik. Orang yang pertama kali mengenalkan padanya sebuah instrumen sejak ia berumur 4 tahun adalah ibunya sendiri yang berprofesi sebagai tutor keyboard/organ. Hanya 1 dari 5 anak didalam keluarganya yang tidak bermain musik.

Perjalanan dalam menemukan musik dalam dirinya dimulai disekolah menengah ketika ia tertarik dengan genre musik asal London yaitu Punk. Meninggalkan instrumen piano dan belajar instrumen lain seperti drum dan gitar membuatnya terus berkembang dan belajar banyak hal baru yang pastinya sangat menyenangkan didunia putih abu-abu. Dari mulai pertemuannya dengan Rian D’Masiv diacara EGP(ekspresi gaya pelajar) yang diadakan TVRI hingga terbentuknya band d’Masiv pada tahun 2003. Berlanjut dengan manggung dari festival ke festival, dari masih sekolah hingga lulus semua personil fokus bermusik hingga memilih untuk tidak kuliah.


Selanjutnya karena beberapa hal musisi berusia 32 tahun ini memutuskan untuk berkarir sendiri dan berpisah dengan teman-teman D’masiv. Perkembangan musik saat itu membuatnya terus mengembangkan diri . Di era 2000-an banyak artis baru yang bermunculan dengan genre HipHop sampai mendorongnya untuk belajar nge-DJ dengan alat milik temannya. Zaman DJ masih memakai plat dan tidak bisa dikatakan musisi karena di zaman itu orang berfikir bahwa musisi adalah orang yang memainkan alat musik / sebuah instrumen.



Ricky Nainggolan, nama itulah yang dikenal didunia industry ini. Industri yang menurutnya bukan tempat yang nyaman untuk dijadikan sandaran hidup. Namun kembali lagi jika ditelaah industri musik dengan perkembangannya yang cepat menjadikan profesi ini cukup menjanjikan jika dijalani dengan sepenuh hati menurut Ricky. Perjalanannya dari nol mulai dari ngamen dari 1 tempat ke tempat lain, menjadi operator disebuah studio, seorang guru musik, sampai akhirnya menjadi beberapa session player beberapa artis seperti Teza Sumendra, Eros Tjokro, dan masih banyak lagi. Pencapaiannya hingga saat ini yaitu menjadi Music Producer dan Music director disalah 1 televisi swasta.



Menjadi salah satu music director di tv merupakan bagian yang mendukung, karena menurutnya ia banyak belajar soal belakang layar. Biasanya musisi merupakan seorang performance, di atas panggung, menghibur khalayak ramai. Namun ia belajar untuk mengexplore menjadi musisi yang bekerja di belakang layar bersama faktor lain yang mendukung. Misalnya audio prosessing, visual look, dll. Intinya sama-sama menciptakan musik hanya prosedur dan keperluannya yang berbeda.


Menurut pria asal Jakarta ini role model dalam hidupnya adalah orangtuanya sendiri dalam mengajarkan banyak hal dan mengajarkan untuk selalu fokus pada tujuan hingga akhirnya mengantarkan kepada hal-hal membanggakan dalam hidupnya. Membuat ia bangga dengan keberhasilan melawan dirinya sendiri dan menjadi pribadi yang jauh lebih kuat. Menjadikan orang yang selalu mendengar segala masukan, Tidak gampang menyerah dan belajar dari kekecewaan atau kegagalan, dan selalu bersyukur dengan hati yang selalu damai.


Life is just a game, when you start it, you have to finish it like a champion

#VelvetNews #Velvetfigure

#Rickynainggolan #nainggolan #batak #musician #indonesia #musisiindonesia #keyboardist #keyboard #piano #pianist #producer #producerindonesia #transtv #tezasumendra #tezasumendraandtestepbrothers #backstage #performance #sequencer

About Us | Privacy Policy | Term and Conditions | FAQ | Partnership

  • Facebook Social Icon
  • Twitter Social Icon
  • instagram_logo_white